Bank Perkreditan Rakyat merupakan lembaga keuangan yang menyalurkan dana kepada debitur terutama kepada Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) untuk meningkatkan pendapatan dan meningkatkan perekonomian sektor riil. Penelitian ini menganalisis Non Performing Loans (NPL) terhadap risiko kredit PT. BPR Kerta Raharja KC Majalaya. NPL (Non Performing Loans) adalah kredit bermasalah karena jarak dan atau karena faktor eksternal melewati potensi untuk memerintah (Mahmoeddin : 2010). Kredit merupakan salah satu bagian dari pembentukan modal yang dilakukan oleh lembaga keuangan, dalam hal ini bank kepada masyarakat dalam rangka mengdongkrak kinerja usaha baik secara individu maupun kelompok. Metode analisis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, kuantitatif merupakan jenis penelitian dengan tujuan menemukan pengetahuan yang menggunakan data berupa angka. Data diperoleh dari laporan keuangan PT. BPR Kerta Raharja KC Majalaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar tingkat risiko kredit pada PT.BPR Kerta Raharja KC Majalaya. Risiko kredit dikenal dengan istilah kredit non produktif bagi sektor perbankan. Hasil penelitian ini adalah bahwa tingkat rasio NPL rata-rata 3,75% pada periode tahun 2017 sampai dengan tahun 2021, rasionya sangat baik karena masih jauh di bawah toleransi tingkat NPL yang ditetapkan oleh BI sebesar 5% dari jumlah kredit bermasalah (NPL). Kata Kunci : Bank Perkreditan Rakyat, Non Performing Loans, Kredit, Kuntitatif dan Risiko Kredit
Copyrights © 2022