Prevalensi batu ginjal adalah sebanyak 6 per 1000 penduduk atau 1.499.400 penduduk Indonesia menderita batu ginjal. Sebagian besar kasus penyakit batu ginjal dialami oleh orang-orang yang dengan pekerjaan berat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pekerjaan dan pola istirahat dengan kejadian batu ginjal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian analitik observasional dan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah pasien batu ginjal di Rumah Sakit Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah total sampling. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan lembar kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya dan juga menggunakan rekam medik. Data pekerjaan dan kejadian batu ginjal didapatkan dari rekam medik. Sedangkan data pola istirahat didapatkan dari pengisian kuesioner. Sedangkan pola istirahat dikategorikan pada pola istirahat baik dan kurang baik. Kejadian batu ginjal dikategorikan menjadi ≤1cm dan >1cm. Data yang telah terkumpul dilakukan analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian mendapatkan bahwa terdapat hubungan antara pekerjaan dan pola istirahat dengan kejadian batu ginjal.
Copyrights © 2022