Penelitian ini bertujuan untuk menguji dampak dari ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan, opini audit going concern tahun sebelumnya, komite audit, dan debt default terhadap opini audit going concern pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2020. Data yang digunakan adalah data sekunder. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu sehingga diperoleh sebanyak 111 sampel. Metode analisis data dilakukan menggunakan metode analisis regresi logistik menggunakan program SPSS versi 25. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa opini audit going concern tahun sebelumnya berpengaruh terhadap opini audit going concern sedangkan ukuran perusahaan, pertumbuhan perusahaan, ukuran komite audit, dan debt default tidak berpengaruh terhadap opini audit going concern.
Copyrights © 2022