Permasalahan yang diuraikan mengenai tindak tutur direktif dalam kumpulan cerpen kompas.com tahun 2015. Dalam analisis ini, bertujuan dan bermanfaat untuk memberi pengetahuan, mengidentifikasi, dan menguraikan seputar tindak tutur direktif berdasarkan jenis maupun tujuan pada kumpulan cerpen kompas.com tahun 2015. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif. Dengan metode tersebut, dilakukan serangkaian tahapan berupa pengumpulan data dengan teknik mencatat, menyimak, dan subtitusi. Analisis cerpen kumpulan kompas.com difokuskan pada berbagai cerpen, seperti “Lidah Ketut Rapti”, “Anak Ini Mau Mengencingi Jakarta”, “Basa-Basi”, “Upacara Hoe”, “Katastrofa”, “Leteh”, “Jemari Kiri”, “Kebongongan Itu Manis, Vardhazh”, “Surat Nurlan Daulay Kepada Junjungan Jiwanya”, “Balada Cun dan Suami Barunya”. Dari analisis tersebut diperoleh tindak tutur direktif berdasarkan jenisnya yakni tindak tutur langsung 9 data, tindak tutur tidak langsung 3 data, tindak tutur harfiah 2 data, dan tindak tutur tidak harfiah 1 data. Tindak tutur direktif berdasarkan fungsinya, memuat fungsi meminta 1 data, fungsi perintah 2 data, fungsi memaksa 2 data, fungsi larangan 3 data, fungsi permohonan 2 data, fungsi umpatan 1 data, fungsi persilaan 1 data, dan fungsi suruhan 3 data. Jadi, totalnya memuat 15 data tindak tutur direktif berdasakan jenisnya dan 15 data tindak tutur direktif berdasarkan jenisnya.
Copyrights © 2022