YouTube telah menyediakan banyak ruang bagi guru dan siswa untuk memanfaatkan banyak video yang bermanfaat sebagai ruang belajar. Selain memanfaatkan video yang tersedia, siswa ataupun guru dapat menjadi kontributor dengan mengunggah berbagai video dari akun pribadi. Kegiatan ini bahkan dapat menjadi sarana bagi para siswa yang notabene merupakan Generasi Z yang tidak dapat dilepaskan dari perkembangan teknologi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas di SMP Tunas Unggul. Dengan demikian, tepatlah kiranya jika media pembelajaran berbentuk video ini menjadi alternatif untuk mencapai tujuan pembelajaran. Banyak cara dapat dilakukan dalam kegiatan atau langkah pembelajaran dengan memanfaatkan video. Selain itu, video diharapkan menjadi satu solusi untuk mengefektifkan waktu pembelajaran yang berdurasi hanya 60 menit per pekan. Melalui video pembelajaran tersebut, pembelajaran mandiri dengan model discovery inquiry, problem based learning, dan project based learning lebih memungkinkan untuk direalisasikan sekalipun siswa tidak hadir di sekolah. Selain itu, kebutuhan untuk mengakomodasi kebutuhan keterampilan abad 21 (4C Skills) dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa (HOTS) tetap dapat dilaksanakan dengan basis video pembelajaran ini.
Copyrights © 2022