Jurnal Poster Pirata Syandana
PERIODE 154 (Juni 2022)

PERANCANGAN DAN PERENCANAAN SEMARANG CREATIVEHUB DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR FLEKSIBEL

Muhammad Akhyarur Rijal (Departemen Arsitektur, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro)



Article Info

Publish Date
22 Jun 2022

Abstract

Dewasaini, persaingan global dan kualitassumberdayamanusia, denganmakinbanyaknyalulusanperguruantinggi, sedangkanlowonganpekerjaantaksebandingdenganjumlahlulusantersebut. Hal inimendorongbeberapa negara mencarialternatifperekonomian yang mampumenciptakansumberdayamanusiamandiri dan produktif, dengan salah satualternatifnyayaitumenghidupkanekonomikreatif. Ekonomikreatifmerupakanperekonomian yang berbasis pada kreativitas dan kemampuanintelektual. MenurutKonferensi PBB mengenaiPerdagangan dan Pembangunan (2008), pemahamanmengenaiekonomi yang kreatifmerupakankonseptual yang berkembang dan focus terhadapkreativitassebagaiasetutama, yang berfungsiuntukmembangkitkanpertumbuhan dan perkembanganekonomi. Menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) yang dikeluarkanBekraf (Badan EkonomiKreatif), tigakontributorterbesar PDB ekonomikreatif Indonesia pada tahun 2017 adalahsubsektorfesyensebanyak 41,4 persen, lalukuliner 17,6 persen, dan kriya hampir 15 persen. SedangkanuntukhasilekspordariIndustrikreatifsendiriJawa Tengah masihberada di peringkatke 4 dibelakangJawa Barat, Jawa Timur dan Banten Beberapakota di Indonesia sudahmulaimengupayakanperkembangandariekonomikreatifini, beberapa di antaranyayaitu Jakarta dan Bandung. Upaya yang dilakukan, denganmenciptakanwadah yang menjadipusatdarikegiatanindustrikreatifdaripotensiekonomikreatif di kotatersebut. Upaya yang dilakukanyaitudenganpembangunan Creative Center. Creative center yang telahterbangun di Indonesia beberapa di antaranyayaitu Bandung Creative hub yang dinaungi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Deskominfo) dan Jakarta Creative Hub yang di naungi Dewan Kerajinan Nasional dan Badan UMKM yang didukung oleh walikota dan Badan EkonomiKreatif (Bekraf). Menurut Nana Kardiana, dkk (2018) pada jurnalRiptekdenganjudul Kajian KebijakanPemerintah Kota Semarang DalamPengembanganEkonomiKreatifsektorindustrikreatif Semarang dapat di bagimenjadi 3 macamyaitu: Unggulan, Potensial dan Kurang berkembang. .Unggulan: Kuliner, Fashion dan Kriya. Proyek Semarang Creative Hub initerpilihdengantujuanuntukmemberikanwadahbagianakmudakreatif yang memilikikeinginanuntukbelajar dan mengembangkankaryanyamenjadihasilnyata dan memilikidayajual. Kota Semarang dipilihsebagailokasiproyek Semarang Creative Hub karenamempertimbangkanposisinyasebagaiibukotaprovinsiJawa Tengah dan mengingat Akhir tahun 2015 Kota Semarang sudahmenghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atauperdaganganbebaskawasan ASEAN. Masyarakat harusterusdidoronguntuklebihkreatif dan inovatifsebagaipelakuindustrikreatif, juga mendorong agar masyarakatmenggunakanproduk-produklokal, sehinggawargatidaksekedarmenjadiobyek pasar, tetapimenjadipelaku pasar. Dengandemikianakanmenjadikan Kota Semarang menjaditangguh dan mampubertahan di sengitnyapersaingan pasar global. Masyarakat memerlukanadanya creative ceneruntukwadahkegiatan yang mendukungindustrikreatifuntukberelasi, mengasahkemampuan dan mengembangkankarya. 

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jpps

Publisher

Subject

Arts Civil Engineering, Building, Construction & Architecture Energy Social Sciences Other

Description

Jurnal Poster Pirata Syandana (ISSN : 2715-6397)is an architecture poster journal publication in colaboration of Department of Architecture in Engineering Faculty at Diponegoro University with TA committee. Jurnal Poster Pirata Syandana is a scientific publication and communication media of design ...