Salah satu cara menambah informasi dan ilmu pengetahuan adalah dengan membaca. Data UNESCO menyebutkan bahwa minat baca masyarakat Indonesia sangat rendah, yaitu hanya sebanyak 0,001%. Minat baca masyarakat Indonesia yang dinilai rendah juga dapat terlihat dari bangunan perpustakaan yang belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat. Dalam meningkatkan minat baca masyarakat Kota Cirebon, Pemerintah Kota Cirebon dibantu segenapkomunitas dan penggiatnya, mulaimeningkatkangerakangemarmembaca dan menulisuntukmenjadikan Kota Cirebon melekliterasi. Namunmasihbanyaknyaperpustakaan yang belumsesuaistandardapatmenghambat program yang dijalankan oleh pemerintah. BerdasarkanDispusip Kota Cirebon pada tahun 2021, terdapat 90 perpustakaanumum di Kota Cirebon, namundari 90 jumlahperpustakaanumumtersebut, hanyaterdapat 1 perpustakaanumumtingkatkota yang memenuhistandar, yaituperpustakaan 400 Kota Cirebon denganlokasi yang kurangstrategis dan cukupjauhdaripusatkotasehinggadirasamasihkurangsesuaidengan salah satupersyaratanlokasiberdasarkanPerkaPerpusnasRepublik Indonesia Nomor 8 Tahun 2017 yang menyebutkanbahwalokasiperpustakaanharusberada di lokasi yang strategis, mudahdijangkau dan diakses oleh masyarakat. Makadariitu, diperlukanadanyaperpustakaanumum Kota Cirebon yang memenuhistandarnamuntetapmemperhatikankontekslingkungandimanaperpustakaantersebutdibangun. Perpustakaaninidiharapkandapatmenjadisebuahfasilitas yang dapatdigunakansebagairuangpublikbaruuntukmenaikkanminatbacamasyarakat Kota Cirebon.
Copyrights © 2022