Pada Tahun 2020 kotaPurwodadimemilikitingkatpertumbuhanekonomihingga 5,37%. Menyikapihalinipemerintahmulaimeningkatkanberbagaisektor di pemerintahannyaantara lain perekonomian, perdagangan dan jasa. Denganluas wilayah yang luasnamun minim fasilitas dan tingkatpertumbuhanekonomi yang kianmeningkat, makahalinidapatdijadikansebagaiacuan di masa depan. Salah satuhal yang dapatdipertimbangkanyaitudenganmemenuhifasilitas-fasilitasakankebutuhantesebut. Jika dilihatdari data ditribusi PDRB Kota Purwodaditahun 2020 sektorperdaganganmenampatidiposisikedua 19,91 % setelah sektorindustripengolahansebesar13,7 %. Bisa dikatakanpertumbuhanekonomi Kota Purwodadi di sektorperdagangansaatinimulaiberkembang, sayangnyakebutuhanakantempatperbelanjaan modern yang ada di Kota Purwodadisendiribelummampuataucukupmemenuhikebutuhanmasyarakatkotatersebut. Sepertinyahalnyadenganhasil data yang diperolehdisebutkanbahwamasyarakatPurwodadilebih gemarberbelanja di Semarang dan Solo daripada di Purwodadiitusendiri, alasannyakarenafasilitas yang dimilikipusatperbelanjaan di Purwodadisaatinikurangmemadai dan barang-barang yang dijualkuranglengkap. Pada tahun 2019 lalu, terjadisebuahpandemi yang dikenaldengannamaCorona Virus, pandemiinimenjadimasalah yang menakutkanbagimasyarakat dan menyebabkanbeberapatempatpusatperbelanjaanbaik di Semarang ataupunluarkotalainnyasepiakanpengunjung, halini juga memberikanefekterhadapmasyarakatkotapurwodadiakankeinginannyauntukberbelanja dan rekreasi. Melihatfenomenatersebutdibutuhkansebuahtempatperbelanjaanshopping malldenganpendekatandesain yang adaptifterhadappandemi.
Copyrights © 2022