Kajian ini membahas tentang kepanikan pasar saham di awal pandemi Covid-19. Kondisi Indonesia yang saat ini sedang dilanda pandemi Covid-19 memengaruhi pasar saham dan pertumbuhan ekonomi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan, begitu juga pertumbuhan ekonomi. Metode yang digunakan dalam kajian ini yaitu eksploratif deskriptif, data yang dikumpulkan berupa data sekunder dari BEI dan Bappenas RI. Hasil kajian menunjukkan bahwa terjadi penurunan harga saham di semua sektor industri. Adapun sektor industri yang mengalami penurunan signifikan yaitu properti (-33,32 persen) dan sektor industri yang mengalami penuruan terendah yaitu consumer goods (-9,96 persen). Berdasarkan hasil kajian diperoleh rekomendasi untuk pemerintah agar mempercepat kestabilan pasar saham dengan cara meningkatkan jumlah penerima bantuan di sektor UMKM, melakukan sosialisasi yang lebih gencar terkait bahaya dan pencegahan Covid-19, serta memberikan keringanan kepada emiten yang memiliki pinjaman; rekomendasi untuk emiten agar menjaga kinerja perusahaan dengan cara menjaga seluruh karyawan agar tidak terinfeksi Covid-19, menjaga kinerja karyawan mulai dari hulu sampai hilir, meningkatkan teknologi dan penggunaannya (daring) di semua bidang; dan rekomendasi untuk investor agar menerapkan strategi terbaik dalam berinvestasi di kondisi pandemi dengan cara melakukan analisa fundamental dan teknikal, melakukan portofolio saham, memilih sektor usaha yang tetap dibutuhkan dalam kondisi pandemi, serta mencari informasi terkini emiten.
Copyrights © 2022