Kondisi bencana banjir yang terjadi di desa bongkot sekitar satu bulan yang lalu menyebabkan keadaan lingkungan menjadi kotor sehingga menjadi sarang penyebaran penyakit khususnya demam berdarah. Maka perlu dilakukannya beberapa upaya-upaya dalam menanganinya seperti penyuluhan terkait pencegahan demam berdarah. Program pencegahan sarang nyamuk selain dilakukan fooging atau pengasapan, salah satu cara lain yang sangat mungkin untuk mencegah penyebaran wabah penyakit demam berdarah ialah dengan menerapkan 3M (Menguras, menutup, mengubur) dan pemberian obat jentik. Sehubungan itu maka pengabdian kepada masyarakat digerakkan dosen pada mahasiswa Diploma III Kebidanan Stikes Pemkab Jombang yang bersedia untuk melakukan penyuluhan terkait DBD. Pengabdian masyarakat bertujuan agar mahasiswa ikut terlibat sebagai pelaksana penyuluhan secara langsung dalam upaya pencegahan DBD. Subjek kegiatan ini yaitu warga desa bongkot. Kegiatan penyuluhan bertempat di kediaman ketua RT desa Bongkot, kecamatan Peterongan, kabupaten Jombang. Diharakan pengabdian masyarakat serupa dapat dijalankan di beberapa wilayah sehingga kontribusi mahasiswa Diploma III Kebidanan Stikes Pemkab Jombang dalam wabah penyakit pasca bencana dapat di implementasikan.sinergi antara mahasiswa, masyarakat, akademisi, dan pemerintah sangat diperlukan agar bisa mencegah terjadinya wabah penyakit khusus nya DBD pasca bencana.
Copyrights © 2022