Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan heteropia Taman Melati Kota Padang dengan menggunakan teori heteropia Foucault melalui pendekatan kualitatif. Teori Heteropia melihat bahwa ruang publik mengindikasikan ruang alternatif atas keteraturan yang ada dengan komunitas yang berbeda-beda pemanfaatannya. Heterotopia memiliki normanya sendiri yang kadang berlawanan dengan norma yang berlaku di masyarakat. Hal ini sebagai akibat dari salah satu sifat heterotopia sebagai ruang alternatif atas keteraturan yang ada di dalam masyarakat. Hasil penelitian menjelaskan dalam ruang taman melati terdapat berbagai macam bentuk heteropia diantaranya adalah destinasi wisata anak, ruang sosio-historis, kegiatan ekonomi, hingga prostitusi keliling. Ruang heteropia taman melati tidak hanya berisi heteropia kritis, tetapi juga heteropia deviasi seperti transaksi prostitusi keliling pada malam hari.
Copyrights © 2022