Penelitian bertujuan untuk mengetahui Komunikasi Antarbudaya Diterapkan Pada Program Kelas Menulis Rumah Dunia (KMRD). Fokus penelitian pada KMRD diambil pada angkatan 1-5, yang berjumlah 12 orang sebagai narasumber, lewat pendekatan Komunikasi Antarbudaya. Penelitian ini untuk melihat para alumni KMRD banyak yang sukses menjadi penulis dari latar budaya yang berbeda. Serta bagaimana hasil dari gerakan Rumah Dunia dengan pendekatan Komunikasi Antarbudaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan, wawancara, dokumentasi, serta studi pustaka. Teori komunikasi antarbudaya dalam penelitian menggunakan teori Stella Ting-Toomey. Toomey merumuskan komunikasi antarbudaya merujuk pada proses komunikasi antara anggota kelompok budaya yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan Rumah Dunia sebagai gerakan sosial. Komunitas ini banyak melahirkan penulis baru di Banten. Program KMRD banyak diikuti para peserta dari berbagai daerah, sehingga memungkinkan terjadinya komunikasi antarbudaya di sana
Copyrights © 2022