Cermin Dunia Kedokteran
Vol 49, No 6 (2022): Nutrisi

Aspek Klinis Dermatitis Seboroik

Nadia Puspa Dewi (Rumah Sakit Angkatan Laut Marinir Ewa Pangalila, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia)



Article Info

Publish Date
25 May 2022

Abstract

Dermatitis seboroik adalah inflamasi kulit kronis berulang yang ditandai dengan patch dan plak eritematosa disertai skuama berminyak. Lesi terutama di area tubuh yang kaya kelenjar sebasea. Prevalensinya terutama pada usia bayi dan remaja atau dewasa muda. Patogenesis dermatitis seboroik multifaktorial, dipengaruhi oleh aktivitas kelenjar sebasea, kolonisasi Malassezia, komposisi lipid permukaan kulit, sistem imun, barrier kulit, dan faktor genetik. Tatalaksana bertujuan untuk mengurangi keluhan dan lesi penyakit, menggunakan agen topikal dan sistemik sesuai keparahan penyakit.Seborrheic dermatitis is an chronic recurrent inflammatory skin disorder characterized by erythematous patches and plaques with oily scales. The lesions manifest in sebaceous gland-rich areas. Its prevalence is mostly in infants and adolescents or young adults. The pathogenesis of seborrheic dermatitis is multifactorial, influenced by sebaceous glands activity, Malassezia colonization, skin surface lipid composition, immune system, skin barrier, and genetic factors. Management aims to reduce symptoms and lesions, with topical and systemic agents.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...