Penjelasan tentang perilaku manusia atau individu tidak cukup dengan eksplanasi naturalistic dan individualistic meskipun teori itu sudah sangat lama bertahan di kalangan sosiolog tetapi selalu mendapat kritik yang oleh sosiolog kontemporer. Eksplanasi naturalistic dan individualistic perilaku manusia seolah-olah berada dalam dunianya sendiri lepas dari sosial yang mengitarinya. Itulah kritik sosiolog mainstream seperti Emile Durkheim, Max Weber, and psikolog B. F. Skinner. Di dalam sosiologi selain kritik dua eksplanasi tersebut di atas juga ada perbedaan teoretik melihat manusia dalam perannya subjek atau obyek. Meskipun ketiga tokoh tersebut berada dalam perspektif yang sama, sosiologi, tetap menarik untuk dipelajari. Rumitnya melihat peran manusia dari dimensi sosiologis hingga dalam dunia pendidikan mengatakan manusia itu subyek sekaligus obyek pendidikan. Lebih kompleks jika kajian manusia dipandang dari sudut paradigma irfani di luar nalar manusia berbeda dengan sudut pandangan bayani dan burhani. Manusia tidak cukup dikatakan sebagai makhluk unik, misteri tetapi manusia itu senantiasa bersama ruh atau hati dalam arti substansial yang tidak dilihat dalam perspektif sosiologis.
Copyrights © 2022