Merokok dalam jangka panjang menimbulkan banyak bahaya kesehatan yang sebagian besar diketahui oleh remaja, namun banyak dari mereka yang tidak memperdulikannya. Remaja adalah seseorang yang berusia antara 10 – 24 tahun dan belum menikah. Pada rentang usia ini terjadi peralihan dari anak menjadi dewasa. Remaja yang merokok di masa sekarang adalah calon pelanggan rokok pada masa mendatang. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk eksplorasi faktor-faktor yang berpengaruh terhadap perilaku merokok remaja di wilayah Kalimantan Barat. Remaja dikelompokkan menjadi tiga fase remaja. Data individu dan data rumah tangga hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional Maret 2021 digunakan. Analisis regresi logistik biner dilakukan guna mengetahui hubungan variable-variabel independen dengan perilaku merokok remaja. Hasilnya, bahwa wilayah tempat tinggal, fase usia remaja, pendidikan ibu, perilaku bekerja remaja, dan ada anggota rumah tangga merokok secara signifikan berpengaruh terhadap perilaku merokok remaja. Seorang remaja akhir bahkan memiliki kecenderungan 67 kali untuk memiliki perilaku merokok.
Copyrights © 2022