ALUCIO DEI
Vol 6 No 2 (2022): Alucio Juni 2022

Dosa Yang Tidak Dapat Diampuni Menurut Markus 3:20-30, Suatu Refleksi Teologis

Rabiel Sobon (STT Duta Panisal)



Article Info

Publish Date
13 Jul 2022

Abstract

Persoalan “dosa” tidak habis-habisnya dikumandangkan dalam setiap aspek hidup manusia. Dosa bagaikan akar yang menancap kuat dalam diri manusia, sehingga rasanya sulit untuk dibersihkan. Banyak yang takut bahwa mereka sudah melakukan dosa-dosa tertentu yang Allah tidak dapat atau tidak akan ampuni, dan mereka merasa putus asa, apapun yang mereka lakukan. Padahal sangat jelas bahwa satu-satunya dosa yang tidak terampuni adalah menghujat Roh Kudus (Mrk. 3:29). Penelitian ini bertujuan menunjukkan pentingnya memahami dosa yang tidak terampuni melalui Markus 3:20-30. Dengan menggunakan metode analisis interpretatif didapatkan hasil bahwa dosa tidak terampuni, bukan karena Allah tidak mengampuni, tetapi karena manusia yang mengeraskan hati terhadap suara Roh Kudus, sehingga terus-menerus menolak pengampunan. Keselamatan adalah kedaulatan Allah, Dia akan mengerjakan dalam kuasa-Nya. Kebebalan manusia adalah wujud keberdosaan yang mematikan, sementara orang percaya akan dapat dilihat pada buah hidupnya. Allah Maha Kuasa, itu pasti. Tapi jangan lupa, Allah juga Maha Suci, dan menuntut manusia hidup suci dihadapan-Nya. Dia Allah yang murka pada dosa, tapi mengasihi manusia pilihan-Nya. Kata Kunci: Dosa yang tidak terampuni, kedaulatan Allah, keselamatan, menghujat Roh Kudus, pengampunan.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

aluciodei

Publisher

Subject

Religion

Description

ALUCIO DEI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani dengan nomor ISSN 2716-2931 (online) diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi Duta Panisal Jember. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah untuk mempublikasikan hasil kajian ilmiah dan penelitian dalam bidang ilmu Teologi Kristen. ALUCIO DEI ...