Tujuan_Mendeteksi kemungkinan terjadinya kebangkrutan pada perusahaan Textile dan Garment. Desain/Metode_Metode penelitian yang digunakan adalah statistik deskriptif, yaitu metode yang digunakan untuk menggambarkan kemungkinan terjadinya kebangkrutan perusahaan.Temuan_Dari 13 perusahaan Textile dan Garment yang dianalisis terdapat 3 perusahaan dalam kondisi sehat, 8 perusahaan dalam kondisi rawan bangkrut dan 2 perusahaan memiliki potensi bangkrut.Implikasi_Perusahaan dalam kondisi rawan dan potensi bangkrut perlu untuk melakukan evaluasi dan analisis terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kebangkrutan perusahaan, sehingga perusahaan dapat meminimalkan kesulitan keungan.Originalitas_Perusahaan yang dianalisis merupakan perusahaan Textile dan Garment yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2012 sd 2016.Tipe Penelitian_Studi Empiris
Copyrights © 2018