Bihun merupakan makanan berbahan baku beras yang sering kali dijadikan sebagai pengganti mie dan pendamping kuah bakso dan berbagai macam olahan masakan lainnya. Bihun dapat bermanfaat apabila pembuatannya sesuai dengan standar dan tidak ditambahkan bahan kimia berbahaya. Bahan kimia berbahaya salah satunya klorin. Bahan kimia pemutih pakaian(klorin) terkadang disalahgunakan oleh produsen untuk mendapatkan hasil lebih menarik sehingga nilai jualnya lebih tinggi. Dampak buruk penggunaan klorin bagi kesehatan tubuh manusia yaitu menimbulkan kanker darah, merusak sel-sel darah, menganggu fungsi hati atau lever, dapat merusak sistem pernapasan dan selaput lendir dalam tubuh beserta batuk-batuk hingga menyebabkan kematian. Penelitian ini dilakukan secara acak dari keseluruhan jumlah sampel bihun tertentu dengan ciri-ciri berwarna lebih putih. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan ada atau tidaknya klorin pada bihun yang dijual di Pasar Kodim Pekanbaru. Dari hasil penelitian yang dilakukan secara kualitatif menggunakan reaksi reagen KI 10% dan Amilum 1% tidak terbentuk warna biru dan dengan reaksi DpD Total Klorin tidak terbentuk warna merah jambu. Hal tersebut menunjukkan hasil penelitian dari lima sampel bihun yang diambil di Pasar Kodim Pekanbaru menunjukkan hasil negatif tidak mengandung klorin.
Copyrights © 2020