Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran membaca puisi dan kemampuan membaca puisi anak pada siswa kelas I UPT. SD Negeri 17 Saruaso melalui teknik pemodelan teman sebaya. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model Kemmis & Mc. Taggart. Penelitian ini dilaksanakan di UPT. SD Negeri 17 Saruaso. Subjek penelitian adalah siswa kelas I UPT. SD Negeri 17 Saruaso yang berjumlah 12 siswa terdiri dari 6 siswa laki-laki dan 6 siswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, dan tes unjuk kerja. Instrumen penelitian adalah lembar penilaian kemampuan membaca puisi anak, lembar observasi, dan lembar catatan lapangan. Data penelitian ini dianalisis secara deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil observasi, proses pembelajaran mengalami peningkatan. Peningkatan tersebut ditunjukkan dengan meningkatnya capaian aktivitas guru dan siswa. Capaian aktivitas guru pada siklus I sebesar 70 meningkat menjadi 84 di siklus II. Sedangkan capaian aktivitas siswa pada siklus I sebesar 72,1% meningkat menjadi 81,85% di siklus II. Berdasarkan tes unjuk kerja pada siklus I setelah menggunakan teknik pemodelan teman sebaya, nilai keampuan membaca puisi meningkat dari 68,3 menjadi 72,1 dengan ketuntasan belajar juga meningkat dari 41,7% menjadi 50%. Pada siklus II, dengan adanya perbaikan pada siklus I, diperoleh nilai rata-rata 81,9 dengan ketuntasan belajar 91,7%.
Copyrights © 2021