Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi publik pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 di Indonesia dan bagaimana seharusnya pemerintah mengambil langkah untuk memperbaiki iklim komunikasi publik sehingga tidak menimbulkan kritik yang berasal dari masyarakat (baca: publik) yang disebabkan masih ditemukannya tumpang-tindih kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui riset dan observasi secara mendalam terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah pusat dan daerah yang berhubungan dengan penanganan wabah Covid-19 yang mampu ditemukan di media digital/online dan media massa hingga kanal YouTube. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam penerapan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah masih ditemukan peraturan yang sifatnya tidak konsisten, masih kurang maksimalnya integrasi dan interkoneksi hubungan antarlembaga negara dengan dibuktikan oleh buruknya koordinasi, SDM bidang kehumasan pemerintah yang tidak cekatan dan cenderung slow to respond, serta penggunaan media digital yang belum optimal untuk mendukung tata kelola kehumasan pemerintah.
Copyrights © 2022