Holistik Jurnal Kesehatan
Vol 16, No 3 (2022)

Stres psikologis dan gejala kekambuhan gastritis kronis pada lansia: Studi cross-sectional

Meiriyanti Meiriyanti (UPTD Puskesmas Sri Bhawono Lampung Timur)
Rahma Elliya (Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati.)
Triyoso Triyoso (Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati.)



Article Info

Publish Date
15 Jun 2022

Abstract

Background : Elderly people with some chronic conditions have a higher risk of experiencing gastric acid disease. Based on the results of the survey conducted on December 26, 2018 - January 2, 2019, there were 10 elderly patients diagnosed with gastritis, of which 70% revealed, often angry, often had difficulty sleeping, found it difficult to relax, irritable and as much as 30% revealed late eat and like to eat foods that are high in fat.Purpose: Knowing the relationship between psychological stress and symptoms of chronic gastritis recurrence in the elderlyMethod: Type of quantitative research, the study design was cross-sectional. The population of this study is the elderly. Independent variables: psychological stress and dependent variable: symptoms of chronic gastritis recurrence. Collecting data with questionnaires and medical records taken on  March - April 2019. Data analysis is univariate (frequency distribution) and bivariate using the chi-square test.Results: Finding of 66 (60.6%) respondents had symptoms of chronic gastritis recurrence and psychological stress 56 (51.4%) (p-value = 0,000 OR 6,234).Conclusion: There is a relationship between psychological stress and symptoms of chronic gastritis recurrence in the elderly in the UPTD Sri Bhawono,Suggestions: The management of the Public health center to provide information to patients about the factors that influence the symptoms of chronic gastritis recurrence, especially psychological stress, and provides a psychologist consultant.Keywords: Psychological stress; Symptoms; Gastritis; ElderlyPendahuluan: Lansia dengan beberapa kondisi kronis memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit asam lambung. Berdasarkan hasil prasurvey yang dilakukan tanggal 26 Desember 2018 – 2 Januari 2019, terdapat  10 pasien usia lanjut dengan diagnosa gastritis, dimana sebanyak 70% mengungkapkan, sering marah, sering susah tidur, merasa sulit untuk bersantai, mudah tersinggung dan sebanyak 30% mengungkapkan sering telat makan dan suka mengkonsumsi makanan yang berlemak tinggi.Tujuan: Mengetahui hubungan stres psikologis dengan gejala kekambuhan gastritis kronis pada lansiaMetode : Jenis penelitian kuantitatif, dengan desain penelitian cross sectional. Populasi penelitian ini adalah lansia. Variabel bebas: stres psikologis dan variabel terikat: gejala kekambuhan gastritis kronis. Pengumpulan data dengan kuesioner dan rekam medis yang diambil pada bulan Maret – April 2019. Analisis data dilakukan secara univariat (distribusi frekuensi) dan bivariat menggunakan uji chi-square.Hasil : Didapatkan 66 (60,6%) responden memiliki gejala kekambuhan gastritis kronis dan stres psikologis 56 (51,4%) (p-value = 0,000 OR 6,234).Simpulan: Didapatkan hubungan stres psikologis dengan gejala kekambuhan gastritis kronis pada lansia di UPTD Sri Bhawono,Saran: Manajemen Puskesmas memberikan informasi kepada pasien tentang faktor-faktor yang mempengaruhi gejala kekambuhan gastritis kronis terutama stres psikologis, dan menyediakan konsultan psikolog. 

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

holistik

Publisher

Subject

Nursing

Description

Berisi kumpulan karya ilmiah dari peneliti diberbagai perguruan tinggi di Indonesia, di bidang ilmu kesehatan khususnya bidang ilmu keperawatan yang berdasarkan kepada kebutuhan pasien secara total meliputi: kebutuhan fisik, emosi, sosial, ekonomi dan spiritual. Adapun penelitiannya mencakup 4 aspek ...