Cermin Dunia Kedokteran
Vol 49 (2022): CDK Suplemen-1

Penghambat Immune Checkpoint untuk Terapi Kanker

Hastarita Lawrenti (Departemen Medical PT Kalbe Farma Tbk, Jakarta, Indonesia)



Article Info

Publish Date
22 Jul 2022

Abstract

Kanker merupakan penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan sel-sel abnormal tubuh. Terapi konvensional seperti pembedahan, kemoterapi, dan radioterapi masih menghadapi masalah kekambuhan karena sisa sel maligna dan/atau metastasis tumor. Imunoterapi merupakan terobosan dalam terapi kanker, dengan menggunakan sistem imun tubuh untuk menginduksi respons anti-tumor. Penghambat immune checkpoint seperti penghambat PD-1 atau PD-L1 telah diindikasikan dan direkomendasikan untuk banyak jenis kanker. Kejadian tak diinginkan terkait imun dapat diatasi secara simtomatik. Cancer is a disease characterized by uncontrolled growth of abnormal body cells. Conventional anti-cancer treatments such as surgery, chemotherapy, and radiotherapy are still encountered relapse due to residual malignant cells and/or tumor metastases. Immunotherapy is a breakthrough for cancer treatment; it utilizes body’s immune system to induce anti-tumor response. Immnue checkpoint inhibitors such as PD-1 or PD-L1 inhibitor have been indicated and recommended for many cancers. Immune related adverse events are well controlled by symptomatic treatment. 

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

CDK

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Cermin Dunia Kedokteran (e-ISSN: 2503-2720, p-ISSN: 0125-913X), merupakan jurnal kedokteran dengan akses terbuka dan review sejawat yang menerbitkan artikel penelitian maupun tinjauan pustaka dari bidang kedokteran dan kesehatan masyarakat baik ilmu dasar, klinis serta epidemiologis yang menyangkut ...