Kajian mengenai bangunan masa lalu, mencakup aspek budaya, sejarah, tempat, lingkungan, tata letak, denah, bentuk, struktur dan konstruksi, bahan bangunan, dekorasi, dll aspek arsitektural. Artikel ini adalah bagian dari penelitian tentang Arsitektur Rumah Bangsawan di Yogyakarta mengkaji aspek-aspek tersebut, khusus mengemukakan tata-ruang. Kesimpulan kajian dari segi ini, rumah bangsawan Yogyakarta cukup banyak mempunyai konsep-konsep abstrak, sebagai bagian dari tardisi yang tidak dapat diterangkan secara rasional. Dalem di Yogyakarta cukup banyak sehingga tidak mungkin diteliti secara mendetail semuanya, maka dipilih dengan kriteria : perkerabatan pemilik pertama dengan Sri Sultan Hamengku Buwana, lokasi sekitar kraton dan kondisinya saat ini. Berdasarkan kriteria tersebut dipilih empat yaitu: Yudaningratan, Pakuningratan, Notoprajan dan Mangkubumen. Penelitian bertujuan menggali kaidah-kaidah tradisional, termasuk aturan-aturan dan kepercayaan yang tertuang dalam arsitektur rumah bangsawan. untuk reverensi pelestariannya, dan dalam hal akan menerapkan dalam konstruksi modern (modern vernakular), agar dapat tercipta rancangan yang proporsional.
Copyrights © 2002