Pendahuluan: Osteoartritis dengan nyeri, masalah pada aktivitas sehari-hari, penurunan kualitas hidup, dan keterbatasan gerak menjadi indikasi dilakukan tindakan Total Hip Arthroplasty (THA) maupun Total Knee Arthroplasty (TKA). Namun, pasien sementara akan mengalami penurunan kemampuan berjalan, penurunan kekuatan otot, penurunan rentang gerak lutut (ROM), dan nyeri pasca-operasi. Penanganan dengan rehabilitasi pada periode awal operasi penting untuk memaksimalkan hasil operasi. Hybrid Assistive Limb (HAL) atau Honda Walking Assistive (HWA) merupakan teknologi robotik yang digunakan dalam rehabilitasi pasien pasca-THA maupun TKA. Tujuan: Literature review bertujuan untuk membandingkan kekuatan otot, kemampuan berjalan dan nyeri antara rehabilitasi menggunakan robotik Hybrid Assistive Limb (HAL) atau Honda Walking Assistive (HWA) dengan rehabilitasi konvensional. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Literature Review melalui online database, yaitu: PubMed, Scopus, EBSCOhost, ProQuest, dan Google Scholar dengan menggunakan kata kunci (Knee Arthroplasty* OR Hip Arthroplasty*) AND (Hybrid assistive limb) AND (Conventional rehabilitation) AND (muscle strength OR walking ability OR pain) sehingga ditemukan 7 artikel yang sesuai dengan kriteria. Hasil: Penggunaan HAL atau HWA aman, layak, dan efektif meningkatkan kemampuan berjalan, meningkatkan kekuatan otot, dan meningkatkan ROM tanpa menyebabkan peningkatan rasa sakit saat dilakukan rehabilitasi. Rekomendasi: Rehabilitasi berbasis robotik dapat menjadi modalitas rehabilitasi pasca-THA maupun TKA untuk mencapai efektivitas rehabilitasi secara maksimal dengan mengembangkan protokol yang efektif dan efisien.
Copyrights © 2022