Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 1 No. 6: Februari 2022

LAYANAN ONLINE BAGI OPERATOR PERGURUAN TINGGI SWASTA KOPERTIS WILAYAH VII DALAM RANGKA PENINGKATAN MANAJEMEN LAYANAN PTS DI JAWA TIMUR ANGKATAN VI TAHUN 2018

Suyono (Manajemen, STIE IBMT Surabaya)



Article Info

Publish Date
22 Feb 2022

Abstract

Layanan Online bagi operator Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Kopertis Wilayah VII Tahun 2018 Angkatan VI yang diselenggarakan pada tanggal 30 Januari 2018 di Core Hotel Bonnet Surabaya, Jl. Manyar Kertoarjo V No. 62 Surabaya dengan sumber dana DIPA Kopertis Wilayah VII tahun anggaran 2018. Workshop Layanan Online bagi operator Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Kopertis Wilayah VII Tahun 2018 Angkatan VI diikuti sebanyak 55 peserta dari 55 PTS. Workshop Layanan Online melatih para operator PTS untuk belajar tentang aplikasi sistem layanan online dan Pusat Informasi dan Layanan Terpadu yang disingkat PINTU yang digunakan oleh Kopertis Wilayah VII untuk melayani baik itu tentang informasi maupun administrasi khususnya pada PTS dan umumnya pada masyarakat luas. Metode Workshop Layanan Online adalah: Ceramah, tanya jawab, diskusi, praktek/simulasi penggunaan aplikasi sistem layanan online/SILADIKTI (Sistem Layanan Pendidikan Tinggi). Harapan penyelenggara terhadap peserta setelah mengikuti Workshop Layanan Online ini adalah: Peserta dapat mengoperasikan sistem aplikasi SILADIKTI Kopertis Wilayah VII terkait dengan layanan online, Operasional Layanan Online, Layanan Prestasi Perguruan Tinggi dan Layanan Kepegawaian dan Kemahasiswaan.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...