Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 1 No. 6: Februari 2022

PENGARUH UMUR, PENDIDIKAN, DAN GENDER KARYAWAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PT UNILEVER INDONESIA

Mohammad Noor Addin Izlah (Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Tulungagung, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)
Mashudi (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)



Article Info

Publish Date
22 Feb 2022

Abstract

Nilai perusahaan merupakan persepsi tingkat keberhasilan suatu perusahaan. Penelitian ini ditujukan tentang seberapa pengaruh umur, pendidikan, dan gender karyawan terhadap nilai perusahaan PT Unilever Indonesia terhadap nilai perusahaan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif, dengan jenis data sekunder. Melalui penelitian ini diketahui sebab akibat yang timbul dari variabel independen yaitu karyawan berdasarkan umur (X1), pendidikan (X2), dan gender (X3) serta nilai Perusahaan (PBV) sebagi variabel dependen. Populasi penelitian ini laporan keuangan PT. Unilever Indonesia ditahun 2016-2020 yang telah diunggah melalui tautan resmi dari website www.idx.co.id, serta sampel yang dipakai dalam penelitian ini merupakan data karyawan berdasarkan umur, pendidikan, gender, dan Nilai Perusahaan pada PT. Unilever Indonesia tahun 2016-2020. Data yang digunakan pada penelitian ini dianalisis melalui uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi), analisis regresi linier berganda, uji hipotesis (ujiT dan ujiF), dan koefisien determinasi (R2). Berdasarkan hasil penelitian dan pengolahan data yang dilakukan diketahui bahwa variabel umur, pendidikan, dan gender secara simultan memiliki pengaruh positif melainkan tidak signifikan terhadap nilai perusahaan (PBV)

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...