Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 1 No. 7: Maret 2022

ANALISIS PENERAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL LINGKUNGAN (TJSL) PADA PT JASA RAHARJA PERWAKILAN TK.I MEDAN

Zahrina Ghaisany Pulungan (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Muhammad Yafiz (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
25 Mar 2022

Abstract

Tanggung Jawab Sosial lingkungan (TJSL) merupakan salah satu latihan yang harus dilakukan organisasi dalam menyelesaikan kewajiban sosial terhadap daerahnya. Sebuah perusahaan dalam menyelesaikan kegiatanyya nya tidak hanya didasarkan  dalam hal faktor keuangan tetapi juga pada hasil sosial dan ekologis saat ini dan jangka panjang sesuai dengan konsep pemeliharaan. DalamPeraturan Menteri BUMN no. PER-09/MBU/07/2015, Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) merupakan praktik CSR bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya PT Jasa Raharja. Pelaksanaan program TJSL BUMN dikoordinir oleh ISO 26000 sebagai bantuan untuk pelaksanaan program, dengan harapan pelaksanaan program TJSL BUMN lebih terukur, kritis dan terkontrol. Pelaksanaan program TJSL selama tiga tahun sebelumnya yang diselesaikan oleh PT Jasa Raharja Perwakilan TK.I Medan telah mengikuti pedoman terkait, dua pedoman dan perundang-undangan, peraturan pemerintah maupun peraturan menteri. Beberapa kegiatannya antara lain memberikan bibit pohon kepada Pemkot Medan, meningkatkan pelayanan, memberikan santunan bagi korban kecelakaan, memberikan bantuan melalui program JR merdeka care, melakukan program vaksinasi, membantu korban disabilitas melalui Disability Park, memberikan permodalan kepada UMKM di kota. Medan,memberikan hibah kepada anak-anak yang luar biasa, serta memberikan bantuan kepada korban peristiwa bencana seperti gempa bumi, banjir, emisi vulkanik, dll.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...