Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 1 No. 8: April 2022

STRATEGI BAURAN PEMASARAN SYARIAH UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PADA BATIK LIRIS MANIS TULUNGAGUNG

Reza Fahma (Jurusan Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)
Agus Eko Sujianto (Jurusan Manajemen Bisnis Syariah, Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung)



Article Info

Publish Date
23 Apr 2022

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mengetahui strategi bauran pemaaran syariah yang ditrapkan Batik Liris Manis Tulungagung untuk meningkatkan penjualan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian study kasus. Teknik analisis yang dipakai dalam pengambilan data menggunakan accidental sampling dengan sumber data berupa data primer. Pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) produk berdasarkan syariah, batik yang dijual berkualitas tidak ada unsur penipuan, menerima pesanan, mengemas produk, memiliki SIUP dan surat pencatatan ciptaan motif. (2) harga berdasarkan syariah, tidak menetapkan harga di bawah atau di atas harga pasar, menetapkan harga berdasarkan kualitas batik. (3) saluran distribusi berdasarkan syariah, konsumen dapat datang ke galeri, batik dapat dikirim melalui jasa ekspedisi dan menitipkan batik di lembaga terkait. (4) promosi berdasarkan syariah, mengikuti pameran, media sosial dan memberi pelatihan kepada pelajar, saat melakukan promosi menggunakan kata yang sopan. (5) promise berdasarkan syariah, selalu menepati janji yang dibuat bersama konsumen.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...