Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 1 No. 9: Mei 2022

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TERHADAP KECERDASAN EMOSIONAL SISWA DI SDN SATRIA JAYA 02 TAMBUN UTARA

Yayat Suharyat (Universitas islam 45 bekasi)
Refiera Desssesio (Universitas islam 45 bekasi)



Article Info

Publish Date
26 May 2022

Abstract

Penelitian ini berlandaskan pada masalah mengenai kecerdasan emosional siswa di SDN Satria Jaya 02 Tambun Utara. Peserta didik kurang mampu dalam mengendalikan emosional pada saat pelaksanaan pembelajaran seperti kurangnya rasa motivasi diri dalam belajar, siswa mudah menyerah apabila tidak paham, dan kurangnya pemanfaatan media dalam menyampaikan materi pelajaran sehingga siswa mudah jenuh dalam melaksanakan pembelajaran. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Eksperimen dengan menggunakan Nonequivalent (Pre-Test dan Post-Test). Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Dalam penelitian ini menggunakan sampel penelitian yang terdiri dari dua kelas, 35 siswa kelas eksperimen dan 35 siswa kelas kontrol. Setelah dilakukan penelitian, peneliti mendapatkan hasil yang menujukan rata-rata di kelas pre-test eksperimen adalah 89.60 dan Post-Test eksperimen adalah 98.80. Sedangkan untuk rata-rata Pre-Test kelas kontrol adalah 89.83 dan Post-Test kelas kontrol 82.80. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Blended Learning berpengaruh positif dalam kecerdasan emosional siswa pada pembelajaran PAI kelas V di Sekolah Dasar Negeri Satria Jaya 02 Tambun Utara

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...