Perusahaan ini memiliki kendala di bagian pengendalian persediaan yang mengalami fluktuatif. Ketika perusahaan mengalami kelebihan persediaan , maka akan menambah beban biaya penyimpanan dan menimbulkan penyusutan bahan baku, sedangkan jika perusahaan mengalami kekurangan persediaan, maka perusahaan mengalami penghambatan pada proses produksi sehingga tidak terpenuhinya permintaan pelanggan. Dalam penyelesaiian kasus ini , dapat menggunakan metode EPQ.Metodologi penelitian ini berisikan teori yang berkaitan dengan model pengendalian bahan baku edamame dan okra menggunakan Metode EPQ.perhitungan prosentase dapat dilihat bahwa biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk total persediaan jumlahnya lebih besar dibandingkan dengan metode EPQ, dengan perbandingan presentase sebesar 25.06%. Karena, penggunaan metode EPQ pada PT. Mitratani Dua Tujuh merupakan Opportunity Cost bagi perusahaan karena dengan menjalankan kebijakan persediaan bahan baku yang dijalankan perusahaan selama ini, perusahaan mengorbankan penghematan biaya bila tidak menggunakan metode EPQ.Setalah dilakukan perhitungan didapatkan Selisih biaya yang dikeluarkan untuk kebijakan perusahaan dengan metode EPQ sebanyak Rp. 676.630.079 dari kedua item yaitu edamame dan okra. Semua item mengeluarkan biaya yang lebih minimum setelah dihitung menggunakan metode EPQ dibandingkan dengan kebijakan dari perusahaan. karena itu perusahaan dapat menggunakan strategi pengendalian untuk pemesanan bahan baku dengan metode EPQ untuk kedua item yang mengalami pengeluaran optimal dibanding sebelumnya.
Copyrights © 2022