Perusahaan manufaktur melakukan produksi skala besar yang menggunakan mesin sebagai set up, tenaga kerja dan lainnya untuk pembagian pengolahan produksi. Produk yang dihasilkan mempunyai kualitas yang berpengaruh pada profit suatu perusahaan tersebut. PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur yang memproduksi berbagai macam komponen pendukung pada plastic engineering yang berbahan baku utama yaitu biji plastik. Penelitian ini bertujuan untuk membahas tentang studi kasus yaitu mengenai penyebab kegagalan produksi pada PT. XYZ. Analisis ini menggunakan dengan menggunakan metode Failure Modes and Effects Analyis (FMEA), metode Fault Tree Analysis (FTA), dan New Seven Tools. Sampel penelitian ini adalah produk yang mengalami banyak defect pada saat proses produksi berlangsung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cacat produk tertinggi dominan ke cacat jenis scrath karena tergores alat cutter dengan RPN 180, setting runner tidak tepat dengan besar RPN 168 dan waktu injeksi tidak tepat mempunyai nilai RPN sebesar 126 serta hasil FTA dengan probabilitas 0,56 di tergores cutter. Evaluasi secara ketat, Perbaikan SOP dan diberikan pendingin ruangan menjadi solusi dari metode New Seven tools yang menjadi keputusan perusahaan.
Copyrights © 2021