Output sektor terbesar seharusnya memberikan multiplier terbesar terhadappenciptaan input antara sektor lainya. Sektor yang memberikan kontribusi terbesar dalampenciptaan output suatu daerah selayaknya juga berada pada peringkat atas menciptakanmultipliyernya. Hal itu disebabkan banyak faktor di antaranya elastisitas industri tersebutterhadap PDRBnya, dimana pendekatan semacam ini yang biasanya digunakan denganberdasarkan orientasi basis. Dari orientasi basis inilah bisa diketahui mana sebagai sektorunggulan dan sektor bukan unggulan. Untuk melihat keterkaitan antara sektor unggulandengan sektor pendukungya maka bisa menggunakan model Input-Output (I-O,sebagailandasan dasar yang kemudian dikembangkan dengan model regresi ordinary least square.Dalam model I-O ini akan dikembangkan model pengganda (multiplier) baik dalam I-O terbukamaupun tertutup serta hubungan antar sektor (linkage). Pengganda yang akan digunakanadalah pengganda output, pengganda pendapatan dan pengganda tenaga kerja. Yang terakhir,untuk menganalisa keterkaitan serta hubungan antar sektornya akan digunakan indekshubungan ke belakang dan ke depan (Indeks Backward and Forward Linkage) untukmengetahui sektor-sektor unggulan berdasarkan identifikasi. Sektor unggulan yang adakemudian dilakukan simulasi kebijakan dengan adanya injeksi (induced effect) yaitudimasukkannya komponen konsumsi dan pendapatan upah/gaji sebagai komponen endogen
Copyrights © 2015