Dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih, hal ini dimanfaatkan oleh BPJS Kesehatan untuk memudahkan dalam pelayanan peserta BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan membangun Aplikasi Mobile JKN yang dimaksudkan untuk memudahkan peserta BPJS Kesehatan dalam mendapatkan pelayanan yang lebih efektif dan juga efisien. Penelitian ini dilakukan untuk melakukan pengujian terhadap penerimaan Aplikasi BPJS Kesehatan untuk Pengguna BPJS Kesehatan di Karawang dengan menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM) dengan mengambil 3 variabel yaitu variabel Persepsi Kebermanfaatan, Persepsi Kemudahan Pengguna dan Penerimaan Aplikasi. Pengumpulan data menggunakan Kuesioner yang disebarkan melalui Media Sosial. Dengan sampel yang diperoleh sebanyak 104 responden. Dari uji hipotesis yang dilakukan diketahui bahwa terdapat pengaruh positif pada setiap variabel TAM yang digunakan yaitu Perceived Usefulness, Perceived Ease of Use, and Acceptance of IT. Namun dari uji Validitas terdapat nilai Outer loading yang kurang dari 0,7 pada indikator TAM yang digunakan yaitu Indikator PU1 “Pendaftaran dan Pembayaran Premi akan sulit tanpa menggunakan Aplikasi Mobile JKN” sehingga perlu dilakukan perbaikan.
Copyrights © 2021