Jurnal Dekonstruksi
Vol. 6 No. 01 (2022): Jurnal Dekonstruksi

Seni Rupa dan “Fundamentalisme” Agama

Wicaksono Adi (ISI Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
01 Apr 2022

Abstract

Seni sejatinya memiliki peluang untuk mengurangi kadar otokratisme segala bentuk fundamentatisme dengan menciptakan ruang-ruang pertemuan dari berbagai entitas yang telah mengalami eksklusi dan konfrontasi tanpa akhir. Ia dapat menciptakan ruang-ruang pertemuan baru untuk memicu permainan bentuk sebagai pengalaman bersama yang tak terduga. Pada derajat tertentu seni modern telah mengganti seni religius tradisional dengan spiritualitas individual yang sekuler. Seni modern juga memiliki tendensi kritikal terhadap bentuk-bentuk dehumanisasi kultur kapitalisme-industrial maupun totalisme politik. Tapi, setelah artikulasi kritikal itu mulai tumpul, seni modern kemudian mengalihkan sasaran “agresi” kepada dirinya sendiri sebagai kritik lanjutan terhadap “modernitas” itu sendiri.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

dekonstruksi

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Dekonstruksi is a scientific journal published by Gerakan Indonesia Kita (GITA). This journal publishes scientific articles and research reports on the study of philosophy, art, social science, and cultural studies forth times a ...