Majalah Anestesia & Critical Care (MACC)
Vol 32 No 2 (2014): Juni

Manajemen Emboli Paru di Intensive Care Unit (ICU): Ike Sri Redjeki, Wijanarko Satrio

Journal Manager MACC (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2020

Abstract

Emboli paru merupakan komplikasi utama tromboemboli vena (VTE). Emboli paru termasuk dalam kegawatan kardiovaskular. Tersumbatnya pembuluh darah arterial paru dapat mengancam kehidupan disertai kegagalan ventrikel kanan yang dapat reversibel. Diagnosis (PE) yaitu adanya gejala umum dan tanda-tanda klinis seperti hipoksia, takipnea, dan takikardia. Di ICU, sebagian besar pasien memerlukan sedasi dan ventilasi mekanis sehingga manifestasi klinis tidak khas dan biasanya atipikal. Baku emas diagnosis PE adalah ditemukannya sumbatan pada angiografi paru. Diagnosis dan tatalaksana suportif menjadi sangat penting mengingat mortalitasnya yang tinggi. Oksigenasi, intubasi, dan ventilasi mekanik diperlukan untuk kegagalan pernafasan. Terapi vasopressor harus dipertimbangkan jika tekanan darah masih rendah. Terapi antikoagulan memainkan peran penting dalam pengelolaan pasien PE. Heparin dan low molecular weight heparin dapat diberi di awal. Pada kasus yang berat mungkin memerlukan trombolisis dengan obat-obatan seperti tissue plasminogen activator (tPA) atau mungkin memerlukan intervensi bedah melalui thrombectomy paru.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

my-journal

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

We receive clinical research, experimental research, case reports, and reviews in the scope of all anesthesiology ...