Majalah Anestesia & Critical Care (MACC)
Vol 32 No 3 (2014): Oktober

Pengaruh Magnesium Sulfat Intravena terhadap Kebutuhan Fentanil dan Propofol Intraoperatif pada Pasien yang Dilakukan Histerektomi dengan Anestesi Umum: Srilina Thayeb, Tatang Bisri, Ezra Oktaliansah

Journal Manager MACC (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2020

Abstract

Pemberian adjuvan analgetik dan sedatif intraoperatif bisa mengurangi pemakaian fentanil dan propofol sehingga akan mengurangi efek samping. Magnesium sulfat (MgSO4) mempunyai efek analgetik dan sedatif dengan bekerja sebagai antagonis reseptor N-Methyl D-Aspartat (NMDA) dan menghambat saluran kalsium (Ca-channel blocker). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian MgSO4 untuk mengurangi penggunaan fentanil dan propofol intraoperatif. Penelitian dilakukan di Central Operating Theatre (COT) Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung sejak bulan Agustus−Oktober 2013 dengan uji klinis acak tersamar ganda pada 58 pasien yang menjalani histerektomi dengan anestesi umum. Pasien dibagi dalam 2 kelompok, masing-masing 29 orang. Kelompok MgSO4 mendapatkan MgSO4 30 mg/kgBB sebelum induksi anestesi dilanjutkan 10 mg/kgBB/jam sampai akhir operasi. Kelompok kontrol mendapatkan NaCl 0,9% dengan jumlah yang sama. Anestesi yang adekuat dinilai dengan patient response to surgical stimulus (PRST) dan bispectral index (BIS). Data hasil penelitian diuji dengan uji-t dan Uji Mann-Whitney. Hasil penelitian didapatkan bahwa dengan pemberian MgSO4 untuk mempertahankan nilai BIS 40−60 dan PRST 2−4 menggunakan fentanil dan propofol yang lebih sedikit dibanding dengan kelompok kontrol, dengan pebedaan sangat bermakna (p<0,01). Simpulan penelitian ini adalah pemakaian MgSO4 bisa mengurangi kebutuhan fentanil dan propofol intraoperatif

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

my-journal

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

We receive clinical research, experimental research, case reports, and reviews in the scope of all anesthesiology ...