Majalah Anestesia & Critical Care (MACC)
Vol 33 No 1 (2015): Februari

Korelasi antara Kadar Laktat, P (cv-a) CO2 dan, Konsentrasi ScvO2 dengan Volume Residu Lambung pada Pasien Pascaoperasi Risiko Tinggi: Dita Aditianingsih, Peni Yulia, Yohanes WH George, Luciana B Sutanto

Journal Manager MACC (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2020

Abstract

Parameter kadar laktat, P (cv-a) CO2 dan konsentrasi ScvO2 darah, digunakan untuk menilai hipoperfusi global. Hipoperfusi regional saluran cerna berhubungan dengan peningkatan volume residu lambung. Penelitian ini bertujuan mengetahui korelasi parameter hipoperfusi global (laktat, P (cv-a) CO2, ScvO2) dengan volume residu lambung pada pasien pascaoperasi risiko tinggi yang dirawat di ICU RS Cipto Mangunkusumo. Penelitian ini merupakan penelitian potong lintang selama bulan Oktober 2013–Januari 2014. Terdapat 48 subjek selama perawatan pascabedah di ICU dicatat volume residu lambung, kadar laktat, P (cv-a) CO2, konsentrasi ScvO2 pada jam ke-0, ke-8, dan 24. Analisis data dilakukan dengan mencari koefisien korelasi antara volume residu lambung dengan kadar laktat, P (cv-a) CO2, konsentrasi ScvO2, terdapat korelasi lemah antara kadar laktat dengan volume residu lambung pada jam ke-0 (r=0,301, p<0,05), jam ke-8 (r=0,374, p<0,01), dan jam ke-24 (r=0,314, p<0,05). Tidak terdapat korelasi antara kadar P (cv-a) CO2 dan ScvO2 dengan volume residu lambung pada jam ke-0,8 dan 24. Pada pasien pascaoperasi risiko tinggi yang dirawat di ICU tidak terdapat korelasi antara parameter hipoperfusi global (laktat, P (cv-a) CO2, ScvO2) dengan volume residu lambung.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

my-journal

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

We receive clinical research, experimental research, case reports, and reviews in the scope of all anesthesiology ...