Nyeri perut berulang (NPB) adalah nyeri perut yang terjadi tiga kali atau lebih dalam waktu 3 bulan yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari pada anak. Prevalensi NPB 10%–30%, dengan penyebab fungsional atau organik. Penyebab organik diantaranya infeksi Helicobacter pylori (H. pylori). Secara global >50% populasi dunia terinfeksi H. pylori terutama di negara sedang berkembang, sebagai standar baku pemeriksaan histology menggunakan endoskopi dengan anestesi. Penelitian ini mencari hubungan antara gambaran endoskopi dengan manifestasi klinis NPB dan infeksi H. pylori. Studi potong lintang dilakukan terhadap 20 pasien anak dengan keluhan NPB yang datang ke Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung, periode April–November 2015. Analisis menggunakan uji Pearson Chi-square, Spearman rho, Eksak Fisher dan Mann-Whitney. Subjek sebanyak 20 anak, terdiri atas 10 anak laki-laki dan 10 perempuan, usia median 12 tahun, manifestasi klinis terbanyak adalah NPB sebesar 60% dan gambaran endoskopi erosi 80%. Tidak didapatkan hubungan bermakna antara gambaran endoskopi dengan manifestasi klinis, namun didapatkan kecenderungan gambaran endoskopi yang berat dengan manifestasi klinis berat. Didapatkan Infeksi H. pylori positif pada 90% subjek, dengan anak laki-laki 55%, tidak ada hubungan bermakna antara gambaran endoskopi dengan infeksi H. pylori (p=0,133). Simpulan tidak didapatkan hubungan bermakna antara gambaran endoskopi dengan manifestasi klinis dan infeksi H. pylori.
Copyrights © 2020