Trauma dan cedera kepala yang banyak terjadi pada pasien-pasien muda dengan angka kematian yang tinggi. Tritunggal penyebab kematian klasik dari suatu trauma meliputi hipotermia, asidosis dan gangguan koagulasi. Kelainan fisiologis ini sangat berperan dalam eksanguinasi dan kematian pada pasien dengan trauma, bila tidak segera diketahui dan diterapi dengan agresif. Namun strategi yang optimal masih terus diperdebatkan. Damage control resuscitation (DCR) bila digabungkan dengan damage control surgery terbukti memperbaiki survival pasien. DCR merupakan penatalaksanaan pasien trauma dengan luka berat yang dimulai dari ruang gawat darurat berlanjut ke kamar operasi dan ruang perawatan intensif. Lima tiang dari DCR adalah 1. Pemanasan tubuh, 2. Koreksi asidosis, 3. Permissive hypotension, 4. Pemberian cairan yang dibatasi dan 5. Resusitasi hemostatik.Transfusi darah dan produk darah yang dini dan agresif dengan perbandingan PRC: FFP: Thrombosit = 1:1:1, bila whole blood tidak tersedia dapat memperbaiki hasil akhir dan angka survival pasien.
Copyrights © 2020