Majalah Anestesia & Critical Care (MACC)
Vol 34 No 1 (2016): Februari

Kefektifan sedasi antara campuran ketamin propofol (ketofol), dan propofol fentanil pada prosedur Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP): Adhrie Sugiarto, Aries Perdana, Norman Rabker Jefrey Tuhulele

Journal Manager MACC (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Feb 2020

Abstract

Sedasi yang efektif selama prosedur ERCP dibutuhkan untuk menjaga kedalaman sedasi dan analgesia serta mengendalikan pergerakan pasien selama prosedur ERCP berlangsung. Propofol merupakan obat anestetik sedasi yang tidak memiliki efek analgesia dan memiliki efek depresi kardiovaskular dan respirasi yang tergantung dosis. Penambahan ketamin dosis kecil diharapkan dapat menurunkan kebutuhan dosis propofol dalam mempertahankan kedalaman sedasi dan analgesia serta memberikan kestabilan hemodinamik dan respirasi. Penelitian ini membandingkan keefektifan sedasi antara campuran ketamin-propofol (ketofol) konsentrasi 1:4, dan propofol-fentanil pada prosedur ERCP. Setelah mendapatkan izin dari Komite Etik penelitian FKUI RSUPN Ciptomangunkusumo dan persetujuan dari pasien, dilakukan penelitian uji klinis acak tersamar ganda pada 36 pasien dewasa yang menjalani prosedur ERCP, yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok KF (n=18) yang mendapatkan ketofol 1:4 dalam semprit 50mL, serta kelompok PF (n=18) yang mendapatkan fentanil 1 mcg/ kgbb dan propofol dalam semprit 50 mL. Kedalaman sedasi diukur dengan ramsay sedation scale (RSS). Dari hasil penelitian didapatkan rata-rata konsumsi propofol permenit kelompok campuran ketamin propofol (ketofol) secara statistik lebih rendah bermakna dibandingkan kelompok propofol fentanil (p<0.05). Jumlah median kebutuhan fentanil pada kelompok ketofol lebih rendah bermakna dibanding dengan kelompok propofol fentanil (p<0.05). Mula kerja dan waktu pulih pada kelompok propofol fentanil) lebih cepat secara bermakna dibandingkan kelompok ketofol (p<0.05). Kejadian hipotensi pada kedua kelompok tidak berbeda bermakna (p>0.05). Tidak didapatkan kejadian desaturasi dan mual/muntah pada kedua kelompok.Campuran ketamin propofol (ketofol) lebih efektif daripada campuran propofol-fentanil dalam menjaga kedalaman sedasi dan analgesia serta memiliki efek samping yang minimal.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

my-journal

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

We receive clinical research, experimental research, case reports, and reviews in the scope of all anesthesiology ...