Politrauma merupakan cedera berat yang mengenai dua atau lebih area tubuh dengan Injury Severity Score (ISS) sama dengan atau lebih besar dari 16. Politrauma dapat menyebabkan hipovolumia dan hipoksia akibat perdarahanakut sehingga terjadi disfungsi organ multipel termasuk ginjal yang menyebabkan terjadi Acute Kidney Injury (AKI). Diagnosis AKI saat ini ditegakkan dengan penilaian kenaikan kreatinin serum yang terdeteksi setelah kerusakan ginjal terjadi. Interleukin-18 (IL-18) merupakan penanda biologis awal untuk mendeteksi AKI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai Area Under the Curve (AUC) dan akurasi IL-18 untuk diagnosis AKI pada pasien politrauma di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung. Uji diagnosis ini dilakukan dengan metode analisis data sekunder pada sebagian data penelitian Academic Leadership Grant (ALG) dan data rekam medis pasien politrauma di IGD RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung dari Januari 2017–Juni 2017 terhadap 30 sampel data penelitian. Analisis data menggunakan kurva Receiver Operating Characteristic (ROC) dengan program Statistical Product and Service Solution (SPSS)® versi 24.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan pada cut of point 374,37 ng/mL, IL-18 menghasilkan nilai sensitivitas 77,8%, spesifisitas 76,2%, nilai AUC 0,81 dan akurasi 76,6%. Simpulan penelitian ini adalah nilai AUC untuk diagnosis AKI pada pasien politrauma memberikan hasil yang baik, sedangkan nilai akurasi untuk diagnosis AKI pada pasien politrauma memberikan hasil yang sedang.
Copyrights © 2020