Majalah Anestesia & Critical Care (MACC)
Vol 36 No 2 (2018): Juni

Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS): Aldreyn Asman Aboet, Tinni Trihartini Maskoen

Journal Manager MACC (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Mar 2020

Abstract

Acute Respiratory Distress Syndrome (ARDS) adalah cedera paru akut difus inflamasi yang terjadi peningkatan permeabilitas vaskular paru dan kehilangan pengisian udara pada jaringan paru. Faktor predisposisi ARDS berupa pneumonia, sindrom sepsis (septicemia, sepsis berat, dan syok sepsis), gastric aspiration dan trauma multisistem. Tampilan klinis ARDS seperti onset akut, hipoksemia berat, dan infiltrate paru bilateral tanpa bukti-bukti kegagalan jantung kiri atau kelebihan cairan. Ventilasi mekanik dengan low tidal – volume ventilation berfungsi mengurangi cedera paru pada pasien dengan ARDS yang dikenal sebagai lung protective ventilation yaitu memberikan volume tidal yang rendah (6mL/kgBB) dan penggunaan positive end-expiratory pressure (PEEP). Ventilasi non mekanik adalah manajemen cairan dan kortikosteroid dosis tinggi. Lung protective ventilation pada ARDS berfungsi mengurangi kerusakan organ akibat ventilasi mekanik. Acute Respiratory Distress Syndrome akan tetap menjadi sumber utama dari morbiditas dan mortalitas di ICU.

Copyrights © 2020






Journal Info

Abbrev

my-journal

Publisher

Subject

Medicine & Pharmacology

Description

We receive clinical research, experimental research, case reports, and reviews in the scope of all anesthesiology ...