Respons paling umum pada preoperatif adalah kecemasan yang disebabkan oleh rencana tindakan pembedahan yang akan dilakukan. Salivary alpha amylase (SAA) merupakan enzim yang diketahui sebagai penanda komponen adrenergik terhadap respons kecemasan. Dilakukan untuk mengetahui efektivitas pemberian alprazolam preoperatif terhadap kadar alpha amylase saliva pada pasien yang akan menjalani operasi tumor payudara.Uji klinis acak berpembanding tersamar ganda yang dilakukan di ruang rawat inap pada periode Januari–April 2017. Didapatkan sampel sebanyak 40 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Efektivitas pemberian alprazolam dianalisa dengan uji Paired T Test dan Wilcoxon sedangkan perbandingan efektivitas pemberian alprazolam dan plasebo dianalisa dengan uji Independent T Test dan Maan Whitney. Analisa data menggunakan SPSS versi 18.0.Pasien t memiliki rata-rata usia 41,93±10,46 tahun, dengan rentang usia terbanyak 41–60 tahun (57,5%). Didapatkan penurunan kadar Alpha Amylase setelah pemberian alprazolam namun tidak signifikan (p=0,117) sedangkan pada kelompok plasebo didapatkan peningkatan kadar Alpha Amylase secara siginifikan (p=0,000). Selain itu, didapatkan hasil terdapat perbedaan kadar Alpha Amylase sesudah intervensi antar kedua kelompok (p= 0,040) kadar Alpha Amylase kelompok alprazolam lebih rendah dibanding dengan kelompok plasebo. Alprazolam 0,5 mg peroral preoperatif efektif menurunkan alpha amylase saliva dibanding dengan plasebo pada pasien yang akan dilakukan operasi tumor payudara.
Copyrights © 2020