Blokade saraf pectoralis tipe I dan II (pecs) adalah teknik terbaru penanganan nyeri pascaoperasi simplemastectomy. Teknik ini dilakukan dengan menyuntikkan anestetik lokal pada fascia antara otot pectoralis mayordan minor (tipe I) serta antara pectoralis minor dan serratus anterior (tipe II). Penggunaan patient controlledanalgesia (PCA) morfin telah menjadi gold standard untuk penanganan nyeri akut. Tujuan penelitian ini untukmembandingkan PCA morfin (kelompok PCA) dengan PCA morfin kombinasi blokade pecs (kelompok PCA +pecs) terhadap waktu kebutuhan pertama morfin dan total kebutuhan morfin pascaoperasi simple mastectomy.Penelitian ini menggunakan metode uji acak terkontrol buta tunggal melibatkan 26 pasien dengan operasi simplemastectomy di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung bulan Oktober–November 2017. Hasil penelitian didapatkanwaktu pertama kebutuhan morfin kelompok PCA+pecs lebih lama dibanding kelompok PCA. Tiga subjek penelitiandari kelompok PCA+pecs tidak melakukan penekanan PCA selama 24 jam. Total kebutuhan kelompok PCA+pecslebih sedikit dibanding kelompok PCA. Kedua variabel menunjukkan nilai p<0,05 yang berarti bermakna secarastatistik. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian PCA morfin kombinasi blokade pecs memberikan waktukebutuhan pertama morfin lebih lama dan total kebutuhan morfin lebih sedikit dibanding dengan pemberian PCAmorfin untuk nyeri pascaoperasi simpel mastectomy.
Copyrights © 2020