Penatalaksanaan pasca return of spontaneous circulation (ROSC) pada pasien pasca henti jantung berulang memerlukan strategi yang menyeluruh meliputi optimalisasi hemodinamik, manajemen hipotermia, manajemen kejang, proteksi jalan napas dan penilaian prognostik terhadap cedera otak. Wolff-Parkinson-White (WPW) merupakan gangguan konduksi di jantung yang dikarenakan terdapatnya jaras tambahan. Kasusnya sangat jarang terjadi, dengan 40% kasus asimtomatik. Pada kasus ini, seorang perempuan 58 tahun datang ke IGD RS Hasan Sadikin dengan keluhan utama kaki kiri nyeri dan kehitaman sejak 11 hari yang lalu. Pemeriksaan EKG menunjukkan diagnosis WPW. Pasca operasi amputasi, terjadi serangan jantung mendadak yang mengakibatkan pasien diintubasi dan dirawat di ICU. Dalam perawatan ICU, pasien mengalami henti jantung berulang hingga dua kali. Perawatan dan tatalaksana pasien pasca ROSC berulang dengan sindrom WPW menjadi hal yang sangat menantang bagi intensivist, dikarenakan banyaknya faktor pencetus yang bisa dialami pasien dan komplikasi fatal akibat henti jantung berulang.
Copyrights © 2020