Tulisan ini memberikan pemahaman kepada kita bahwa kita tidak dapat untuk tidak berkomunikasi. Dalam kehidupan kita, baik secara sengaja atau tanpa sengaja, kita sudah berkomunikasi dengan orang-orang di sekitar kita dimulai sejak kita dilahirkan sampai kelak kita mati. Komunikasi adalah proses saling memahami makna di antara dua sesama manusia. Komunikasi terjadi bilamana perilaku seseorang telah diinterpretasikan atau ditafsirkan oleh orang lain untuk memberi makna atas perilaku orang tersebut. Artinya, kita diangggap telah melakukan komunikasi jika perilaku kita telah ditafsirkan oleh orang lain meskipun kita tidak bermaksud menyampaikan pesan apa pun kepadanya. Dengan demikian, kita tidak dapat menghindarkan diri dari komunikasi. Pemikiran bahwa kita tidak dapat untuk tidak berkomunikasi dapat dipahami karena di dalam komunikasi terkandung prinsip-prinsip komunikasi, yakni: isi inti dari komunikasi adalah makna; makna merupakan hasil dari interpretasi atau penafsiran atas perilaku; komunikasi telah terjadi bila seseorang telah menafsirkan perilaku orang lain, baik perilaku verbal maupun perilaku nonverbalnya, terlepas dari apakah orang itu menyadari atau tidak menyadarinya; dan kita tidak dapat mengendalikan orang lain untuk menafsirkan atau tidak menafsirkan perilaku kita. Perilaku komunikasi dapat merupakan perilaku yang tidak disengaja atau perilaku disengaja. Kesengajaan bukanlah syarat untuk terjadinya komunikasi. Setiap perilaku mempunyai mempunyai potensi komunikasi. Dalam kehidupan sehari-hari, di tengah-tengah komunikasi yang dengan sadar kita lakukan, sering kali terselip perilaku komunikasi yang kita tidak sadari atau tidak disengaja.
Copyrights © 2019