Abstrak Salah satu pekerjaan yang juga banyak digeluti masyarkat Purbalingga yaitu menjadi pengrajin teko teh poci (berbahan dasar tanah liat). Namun, saat ini para pengrajin mengeluhkan masuknya teko teh poci dari mancanegara, yang dapat mengancam industri lokal. Dengan kualitas yang sama namun harga yang lebih murah, membuat teko teh poci buatan lokal sulit untuk bersaing. Maka dari itulah, penelitian ini dilakukan dengan tujuan membuat bahan baku dari teko teh poci (keramik) dengan kualitas lebih baik. Dilakukan analisis terhadap pengaruh penambahan kaolin dan karbon aktif terhadap kekerasan keramik. Hasilnya menunjukan bahwa penambahan kaolin dan karbon aktif meningkatkan nilai kekerasan keramik. Suhu juga sangat mempengaruhi kekerasan, oleh sebab itu diperlukan suhu yang tepat untuk membuat keramik semakin keras, tetapi tidak mengalami vitrifikasi sehingga volume dari keramik tersebut tidak menyusut. Kata kunci: Teko teh poci, tanah liat, keramik, kaolin, karbon aktif, kekerasan, porositas, Purbalingga, lokal.
Copyrights © 2020