Dalam konteks kebudayaan, prasasti Malayu Kuna tidak berdiri sendiri, melainkan berada pada kondisi tertentu sesuai zamannya. Dengan kata lain prasasti mernpakan kesatuan struktural, mencakup kenyataan-kenyataan sosial-budaya dalam hubungan antar sesama. Meskipun tidak dipungkiri terhadap kemungkinan adanya unsur-unsur infrastruktur seperti tata pikir, nilai dan tata hidup sebagai unsur pokok yang mencirikan atau karakteristik budaya asalnya (Malayu Kuna).
Copyrights © 1999