NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan
Vol 8, No 1 (2022): Juni

Tingkat stres caregiver terhadap kemampuan merawat orang dengan skizofrenia (ODS)

Dwi Heppy Rochmawati (Program Doktor Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro)
Hardhono Susanto (Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro)
Anastasia Ediati (Fakultas Psikologi, Universitas Diponegoro)



Article Info

Publish Date
29 Jul 2022

Abstract

Pendahuluan:Stres merupakan salah satu masalah psikologis yang dialami seseorang karena adanya tekanan. Tekanan timbul akibat kegagalan dalam memenuhi kebutuhan atau keinginannya. Tekanan yang dirasakan bisa berasal dari dalam diri atau dari luar, salah satu tekanan dari dalam yang menyebabkan stres caregiveradalah merawat ODS. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat stres dengan kemampuan caregivermerawat ODS yang meliputi kemampuan kognitif dan kemampuan psikomotor. Metode: penelitian kuantitatif non-experimental cross sectional dengan studi korelasi. Jumlah responden (caregiver)sebanyak 110 orang dengan teknik total sampling dari dua kelurahan X (56 caregiver) dan Kelurahan Y (54 caregiver) di Kota Semarang. Caregiverdirekrut berdasarkan usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, hubungan dengan ODS dan lama merawat ODS. Hasil: Usia rata-rata 41-60 tahun 69%; berjenis kelamin perempuan 96,4%; berpendidikan SMA ke bawah 91,9%; caregiverbekerja 87,3%, hubungan dengan ODS sebagai orang tua 65,5% dan lama merawat >10 tahun 40%. Sebanyak 60% caregivermengalami stres, mulai dari stres ringan 11,8%, stres sedang 28,2%, stres parah 10,9% dan stres sangat parah 9.1%. Caregivermengetahui cara merawat ODS 88,2% dan mampu merawat cukup baik 56.4%. Data tingkat stres bersifat ordinal, kemampuan kognitif dan psikomotor bersifat nominal dan ordinal. Analisis data menggunakan uji korelasi pearson menunjukkan ada hubungan tingkat stres dengan kemampuan kognitif (p-value0.000) dengan koefisien korelasi(r) -0,654, sifat hubungan kuat dan arah hubungan negatif berarti semakin tinggi tingkat stres semakin rendah kemampuan kognitif responden.Ada hubungan tingkat stres dengan kemampuan psikomotor (p-value0.000) dengan koefisien korelasi(r) -0,788, sifat hubungan kuat dan arah hubungan negatif berarti semakin tinggi tingkat stres semakin rendah kemampuan psikomotor responden. Simpulan:CaregiverODS perlu mendapatkan bantuan untuk menurunkan tingkat stres, dan direkomendasikan untuk mendapatkan terapi reduksi stres. 

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

jnm

Publisher

Subject

Nursing

Description

NURSCOPE: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Ilmiah Keperawatan indirectly acknowledged as a work of scholarly authors in the field of nursing. Articles covering sub areas of basic nursing, adult nursing, emergency nursing, critical nursing, child nursing, maternity nursing, mental nursing, gerontik ...