Pendahuluan: Penyakit diabetes merupakan penyakit kronis yang tidak bisa disembuhkan sehingga pasien harus mempertahankan perilaku manajemen diri seumur hidup, termasuk perawatan diri yang terkait dengan perawatan kesehatan dan kehidupan sehari-hari. Mempertahankan perilaku yang konsisten didukung oleh adanya self efficacy. Pasien diabetes dengan adanya distress kemungkinan memiliki self efficacy yang buruk sehingga keyakinan dan kemampuan dalam manajemen diabetes menjadi buruk. Namun hubungan tersebut perlu dibuktikan dengan adanya penelitian. Metode: Deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional study. Sampel 106 pasien DM tipe 2 diambil dari Puskesmas Purwokerto Utara I dan II dengan metode purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah DDS17 Bahasa Indonesia dan Diabetes Management Self Efficacy Scale (DMSES). Hasil: Sebagian besar pasien DM mengalami distress tingkat sedang sebesar 77,3% dengan sebagian besar memiliki self efficacy baik sebesar 60,37%. Nilai r = -0,179 (0,05). Sehingga dinyatakan memiliki hubungan yang lemah dengan arah korelasi berlawanan. Simpulan: Tidak ditemukan hubungan distress dan self efficacy pada pasien diabetes mellitus tipe 2.
Copyrights © 2022